Jumat, 23 Agustus 2019
Home > Berita Terkini > Tiga Dari Titik Hotspot Terbakar, Desa Penjambuan Menjadi Perhatian TNI
Tiga Dari Titik Hotspot Terbakar, Desa Penjambuan Menjadi Perhatian TNI
Tiga Dari Titik Hotspot Terbakar, Desa Penjambuan Menjadi Perhatian TNI

Tiga Dari Titik Hotspot Terbakar, Desa Penjambuan Menjadi Perhatian TNI

Share

BANJARBARU – Jajaran Kodim 1006 Martapura Kembali melakukan pemadaman Karhutla yang terletak perbatasan Banjarbaru dan Kabupeten Banjar Desa Penjabuan Sungai Tabuk Martapura. Kodim Martapura yang
terbagi satgas Pencegahan Karhutla terus berupaya melakukan pemadaman dan Patroli.

Dansub Satgas-6 Kodim Martapura Letkol Arm Siswo Budiarto S.IP.MM.MI.Pol bersama Babinsa, BPBD, Nanggala Agni, Dinas Kehutanan dan Masyarakat dari pagi hingga sore turun ke lapangan meninjau lokasi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang sebelumnya sudah terbakar untuk memastikan sisa-sisa api dari wilayah yang terbakar sudah benar-benar padam.

Mengingat lahan yang terbakar adalah jenis tanah gambut yang kalau dipadamakan hanya dengan cara dibasahi, maka akan muncul lagi percikan api dan terus menjalar ke wilayah lahan yang lain.

Dampak dari karhutla tersebut ada yang sudah mendekati perkebunan milik masyarakat dan pemukiman tempat masyarakat tinggal.

Sementara untuk personel yang diturunkan untuk satgas karhutla, yang menjadi tanggung jawab 20 personel TNI gabungan yang bertujuan untuk memadamkan titik-titik api yang ada disekitar desa penjabuan, Guntung Damar

Untuk unit dan kendala di lapangan, Dandim mengatakan yang masih menjadi kendala yang paling utama adalah alat yang digunakan untuk proses pemadaman, seperti pompa dan selang air. Untuk menanggulangi hal tersebut, tambahnya, pihaknya telah melakukan koordinasi dengan pihak lain, diantanya Polri, Manggala Agni, serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

Siswo mengimbau kepada masyarakat yang hendak merubah membuka lahan untuk merubah mindset agar tidak dilakukan dengan cara membakar.

Dandim juga mengajak masyarakat untuk memikirkan dampak kedepannya apabila masih melakukan pembukaan lahan dengan cara membakar yang tentunya akan berdampak luas.

Beri Komentar

Komentar

loading...

ISI KOMENTAR

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.Bidang yang harus diisi ditandai *

*


Warning: file_get_contents(): php_network_getaddresses: getaddrinfo failed: Name or service not known in /home/pandjiindonesia/public_html/wp-content/themes/pandji/footer.php on line 31

Warning: file_get_contents(http://anti-adblock.adnow.com/aadbAdnow.php?ids=155288): failed to open stream: php_network_getaddresses: getaddrinfo failed: Name or service not known in /home/pandjiindonesia/public_html/wp-content/themes/pandji/footer.php on line 31