Selasa, 18 Juni 2019
Home > Berita Terkini > Pembangunan Pesantren Pertama di Amerika Persembahan Indonesia
Pembangunan Pesantren Pertama di Amerika Persembahan Indonesia

Pembangunan Pesantren Pertama di Amerika Persembahan Indonesia

Share

Jakarta – Ditengah meningkatnya Islamofobia dan kesalahpahaman terhadap Islam, temyata Islam justru menjadi agama dengan perkembangan terpesat saat ini, khususnya di Amerika Serikat. Hal ini menjadi berkah, sekaligus tantangan karena banyaknya mualaf yang membutuhkan pendidikan Islam terpadu, Jumat (24/5).

Meskipun sudah ada beberapa institusi pendidikan Islam di Amerika Serikat, tapi pada ummnnya dikelola oleh negara-negara dari Timur Tengah dan Asia Selatan. Sementara, Indonesia dengan jumlah umat muslim terbanyak di dunia belum memainkan peran yang signifikan. Padahal Indonesia mcmiliki sistem pendidikan Islam yang lebih dekat dengan masyarakat luas, yaitu Islam yang ramah, bersahabat, dan merangkul modemitas, demokrasi, serta kebebasan.

Sebagai wujud tanggung jawab bangsa untuk menampilkan Islam yang rahmatan IiI alamin di ranah internasional, Imam Islamic Center New York Shamsi Ali bersama Nusantara Foundation memutuskan untuk membeli sebuah lahan di daerah Moodus, Connecticut, Amerika Serikat. Laban scluas 7,4 hektare ini akan dijadikan sebagai pusat pendidikan dan pembinaan Islam yang diben’ nama “Pondok Pesantren Nur Inka Nusantara Madani”.

Proses pembangunan pesantren sendiri sudah beljalan sejak Maret 2018 dan ditargetkan untuk selesai pada pertangahan tahun 2020. Kc depannya, pesantren ini berencana menawarkan 4 program utama, yaitu sekolah dengan sistem boarding school, program tahliz dan imam, program libur musim panas, dan seudnadworkshop bagi komunitas.

Selain itu, Pondok Pesantren Nur Inka Nusantara Madani juga berencana untuk menyediakan fasilitas laboratorium dakwah (sebagai pusat riset perkembangan Islam), pusat budaya nusantara, kelas bahasa bagi calon pelajar Indonesia yang ingin melanjutkan pendidikan di Amerika Serikat, kafetaria, hingga guest house bagi keluarga atau kerabat para siswa/calon siswa yang datang berkunjung. (Eva/Red)

Beri Komentar

Komentar

loading...

ISI KOMENTAR

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.Bidang yang harus diisi ditandai *

*