Selasa, 18 Juni 2019
Home > Berita Terkini > Danbrigif Mekanis Raider 6/TSB/2 Kostrad Buka Latihan Pratugas Yonif Mekanis Raider 411/Pandawa Kostrad
Danbrigif Mekanis Raider 6/TSB/2 Kostrad Buka Latihan Pratugas Yonif Mekanis Raider 411/Pandawa Kostrad
Danbrigif Mekanis Raider 6/TSB/2 Kostrad Buka Latihan Pratugas Yonif Mekanis Raider 411/Pandawa Kostrad

Danbrigif Mekanis Raider 6/TSB/2 Kostrad Buka Latihan Pratugas Yonif Mekanis Raider 411/Pandawa Kostrad

Share

Salatiga —  Danbrigif Mekanis Raider 6/TSB/2 Kostrad Kolonel Inf Ade David Siregar, S.I.P., memimpin Upacara Pembukaan Latihan Pratugas Satgas Yonif Mekanis Raider 411/Pandawa Kostrad dalam rangka Satgas Pamtas Republik Indonesia–Papua New Guinea sektor Selatan, pada hari Senin 22 April 2019 Bertempat di Lapangan Kurusetra Yonif Mekanis Raider 411/Pandawa Kostrad, Salatiga, Jawa Tengah,

Kegiatan latihan pratugas di ikuti oleh 450 personil dan direncanakan akan dilaksanakan selama 12 (dua belas) hari, mulai dari tanggal 22 April s/d 3 Mei 2019 diwilayah Kabupaten Semarang dan Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah.

Dalam sambutannya Kolonel Inf Ade David Siregar, S.I.P., menyampaikan bahwa latihan pratugas Satgas Yonif Mekanis Raider 411/Pandawa Kostrad merupakan wadah untuk memberikan gambaran pelaksanaan penugasan di daerah operasi sebenarnya. Selain itu, latihan pratugas ini berfungsi untuk meningkatkan kemampuan tehnik dan taktik militer serta kerjasama dalam satuan dan meningkatkan kemampuan komando dan pengendalian yang efektif dan efisien bagi unsur pimpinan di satuan.

“Kalian semua adalah prajurit-prajurit terpilih,sebagai prajurit Kostrad, harus selalu siap dalam melakukan tugas-tugasnya, selain itu juga harus selalu siap dalam menjaga nama baik satuan dengan menampilkan kemampuan bertempur yang profesional” tegas Danbrigif Mekanis Raider 6/TSB/2 Kostrad.

Setelah upacara pembukan dilanjutkan dengan pembekalan oleh Kabaglat Kodiklat TNI AD Kolonel Inf Jayusman yang dalam arahannya mengatakan,agar latihan dilaksanakan secara realistis dan terarah sesuai rencana latihan yang telah disiapkan dengan cermat tanpa mengabaikan faktor keamanan serta mengembangkan situasi dan kondisi latihan yang mendekati situasi dan kondisi medan operasi yang sesungguhnya.Kepada penyelenggara untuk melaksanakan evaluasi secara terus menerus, terhadap setiap materi latihan yang diberikan, sebagai bahan penyempurnaan untuk bekal pada saat pelaksanaan tugas di medan operasi nantinya. (ikh

Beri Komentar

Komentar

loading...

ISI KOMENTAR

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.Bidang yang harus diisi ditandai *

*