Selasa, 23 April 2019
Home > Tak Berkategori > Biadab !! Ibu Kandung Tega Bunuh Anaknya yang Baru Lahir Karena Malu
Biadab !! Ibu Kandung Tega Bunuh Anaknya yang Baru Lahir Karena Malu
Polisi menunjukkan salah satu barang bukti yang berhasil diamankan

Biadab !! Ibu Kandung Tega Bunuh Anaknya yang Baru Lahir Karena Malu

Share

MAGELANG — Polres Magelang berhadil mengungkap pembunuhan sadis terhadap anak kandungnya yang dilakukan seorang ibu muda yang berinisial MR (26) warga Dusun Grogol Rt 02 Rw 01, Desa Tanjungsari, Kecamatan Windusari, Kabupaten Magelang pada Minggu 24 Maret 2019 lalu.

Aksi nekatnya ibu kandung tersebut lantaran malu melahirkan bayi tanpa seorang pendamping, ibu yang berprofesi sebagai guru honorer di sekolah PAUD di Kecamatan Windusari . Sedangkan bayi tak berdosa itu dari hasil HuGel (hubungan gelap) hingga hamil dan melahirkan.

” MR yang berprofesi sebagai Guru Honorer (PAUD) di Kecamatan Windusari membekap bayinya yan baru lahir hingga menyebabkan kematian, Minggu (24/3/2019), dan untuk jasad bayi dimakamkan di belakang rumahnya,” terang Waka Polres Magelang Kompol Eko Mardiyanto dihadapan awak media, Selasa (16/4/2019).

“ Tersangka hamil karena hubungan gelap, usia kehamilan sudah 9 bulan untuk menutup aibnya MS nekat membunuh bayinya dengan dibekap pakai tangan dan kemudian menguburkan bayinya di belakang rumah memakai cangkul dan cetok dengan kedalaman setengan meter,” imbuhnya.

Peristiwa tersebut berawal dari laporan warga kemudian Unit Resmob dan PPA Sat Reskrim Polres Magelang Polda Jateng yang dipimpin oleh Kasat Reskrim langsung melalakukan penyelidikan dan menemukan lokasi yang diduga sebagai tempat korban bayi dikuburkan.

Polisi juga melakukan penangkapan kepada Ibu bayi, selanjutnya melakukan bongkar kubur yang dipimpin oleh AKBP dr Ratna Relawati SP KP MSi guna mengetahui penyebab kematian korban.

Pelaku dijerat dengan Pasal 80 ayat (3) No. 35 tahun 2014 tentang perubahan atas UURI No. 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak, dengan ancaman hukuman pidana penjara paling lama 15 tahun penjara atau denda paling banyak Rp 3 Milyard.

Sementara polisi mengamankan barang bukti diantaranya 1 sarung, 1 sepeda motor, 1 cangkul dan 1 cetok.

Dalam hal ini Tersangka terancam hukuman penjara 15 tahun

” Kami tidak menghadirkan pelaku dikarenakan masih dalam masa penyembuhan usai melahirkan (masih sakit),” pungkas Kompol Eko. (ikh)

Beri Komentar

Komentar

loading...

ISI KOMENTAR

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.Bidang yang harus diisi ditandai *

*