Selasa, 23 April 2019
Home > Berita Terkini > Penuh Haru, Peringatan Isra Mi’raj Momen Rekonsiliasi Latu, Hualoy dan Tomalehu
Penuh Haru, Peringatan Isra Mi’raj Momen  Rekonsiliasi Latu, Hualoy dan Tomalehu
Penuh Haru, Peringatan Isra Mi'raj Momen Rekonsiliasi Latu, Hualoy dan Tomalehu

Penuh Haru, Peringatan Isra Mi’raj Momen Rekonsiliasi Latu, Hualoy dan Tomalehu

Share

JAKARTA – Guna mempercepat rekonsiliasi pasca konflik antara warga Negeri Latu, Hualoy dan Tomalehu, Satgas Yonif 711/Rks menggelar perayaan bersama peringatan Isra Miraj Nabi Muhammad SAW di Pos Tomalehu dengan menampilkan kolaborasi dari para pemuda ketiga negeri tersebut.

Tersebut disampaikan Dansatgas Yonif 711/Rks Letkol Inf Fanny Pantouw dalam rilis tertulisnya di Maluku Tengah, Minggu (14/4/2019).

Diutarakan Fany bahwa kegiatan yang berlangsung pada Sabtu (13/04/2019), merupakan salah satu upaya pendekatan teritorial dalam rangka mempercepat komunikasi dalam bingkai perdamaian antara ketiga wilayah terlibat konflik tersebut.

‘’Peringatan Isra Mi’raj yang kita lakukan bersama ini sekaligus menjadikan momen kebersamaan dan rekonsiliasi guna menciptakan kedamaian di daratan Maluku,’’ ujarnya.

Lebih lanjut dijelaskan, dari beberapa pertunjukan yang ditampilkan merupakan kolaborasi antara pemuda pemudi dari ketiga wilayah tersebut.

“Pembacaan puisi bertemakan perdamaian yang dibawakan anak-anak dari ketiga negeri, membuat penonton terharu dan meneteskan air mata,’’ imbuhnya.

“Selain itu, tim marawis yang telah dibentuk beberapa waktu lalu juga telah menunjukan hasil yang mengesankan serta memukau para hadirin sekalian,’’ terangnya.

Melalui penampilan keduanya, lanjut Fany, dirinya berharap dapat membuka komunikasi ketiga negeri yang sempat terputus beberapa waktu lalu akibat konflik, sehingga kedepannya terjalin kedamaian dan kerukunan dalam persaudaraan.

“Melalui beberapa kegiatan yang melibatkan generasi muda, kita mengharapkan terbentuknya komunitas penyaluran bakat dan kreasi dalam upaya perdamaian, komunitas kaum muda sangat penting dalam inovasi dan produktifitas yang akan melahirkan kegiatan positif sehingga mampu mengurangi ketegangan sosial kultural pasca konflik,’’ pungkasnya.

Terpisah, pejabat negeri Hualoy, Hasyim Tubaka, S.H. mengapresiasi atas upaya yang telah dilakukan Satgas selama ini dalam menciptakan perdamaian di wilayahnya.

‘’Kami menyambut positif dan mengapresiasi dengan kegiatan-kegiatan yang dilakukan Yonif 711, kami berharap dengan rekonsiliasi ini dapat tercipta kedamaian yang abadi antara ketiga negeri ini,’’ tutupnya. (ikh)

Beri Komentar

Komentar

loading...

ISI KOMENTAR

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.Bidang yang harus diisi ditandai *

*