Selasa, 19 Februari 2019
Home > Berita Terkini > Lestarikan Budaya,Danyonarmed 3/Tarik Kunjungi Tokoh Seni
Lestarikan Budaya,Danyonarmed 3/Tarik Kunjungi Tokoh Seni
Lestarikan Budaya,Danyonarmed 3/Tarik Kunjungi Tokoh Seni

Lestarikan Budaya,Danyonarmed 3/Tarik Kunjungi Tokoh Seni

Share

Magelang — Danyonarmed 3/105 Tarik Letkol Arm Irwansah, S.A.P. mengunjungi salah satu Tokoh Budaya di Magelang. Tepatnya di rumah Bapak Tri Yudho Purwoko (70) atau yang lebih akrab disapa Mbah Pur yang merupakan Sang Maestro pendiri group Band Lemtid (Lembah Tidar) yang juga Tari Tradisional Klasik Magelang yang tinggal di Dusun Bulu Desa Podosoko Kecamatan Sawangan Kabupaten Magelang.

Mbah Pur yang juga merupakan tokoh seni kenamaan di Kota Magelang. Mulai dari seni musik tradisional, lukisan, patung dan seni wayang orang yang ditekuni beliau.

Selain seni Kakek 70 tahun ini juga menpunyai jiwa sosial yang tinggi, dimana sejak 6 tahun silam telah melakukan aksi sosialnya dengan membagi bibit buah sekitar 9 ribu lebih bibit buah durian secara gratis kepada warga kabupaten Magelang dan juga beberapa Kabupaten di Jawa Tengah.

Kunjungan Letkol Arm Irwansah beserta rombongan dari Yonarmed 3/105 Tarik ke tempat tokoh tersebut dalam rangka uri-uri budaya lokal.

“ Kami banyak belajar dari Beliau yang mana budayawan adalah pahlawan tanpa tanda jasa, banyak karya yang sudah dinikmati baik masyarakat Indonesia dan juga belahan dunia. Ini dibuktikan Mbah Pur saat menunjukkan beberapa hasil karyanya di kirim ke Eropa dan Asia,” terang Danyonnarmed.

 Selain mencari nafkah untuk keluarga, Mbah Pur juga mencurahkan pikiran dan keahliannya untuk melestarikan budaya peninggalan nenek moyang melalui seni dan budaya.

Kedatangan orang nomer satu di Armed 3/Tarik disambut hangat Mbah Pur, dengan penuh canda banyak makna keluar dari penyampaiannya.

“Sekarang ini budaya tradisional  mulai terkikis oleh budaya  modern sehingga perlu melestarikan budaya tradisional yang nyaris punah. Meskipun peminatnya kecil tetapi masih ada anak-anak yang sudah ikut belajar di tempat saya,” ujar Kakek 5 cucu tersebut.

Walau usia sepuh namun semangatnya tak kalah dengan para generasi muda, selain ulet, berkarakter sosok Mbah Pur juga sangat ramah dan mempunyai selerahumor yang tinggi.

“Hidup untuk berbuat, anda masih muda harus berfikir jauh kedepan dengan gagasan-gagasan dan ide kreatif. Kalau saya sudah masuk MPP, MPP saya dan anda beda. Kalau anda MPP masuk Masa pension nah kalau saya beda. Mati Pelan-pelan,” canda Mbah pur di sambut gelak tawa Danyonarmed Letkol Irwansah dan rombongan. (ikh)

Beri Komentar

Komentar

loading...

ISI KOMENTAR

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.Bidang yang harus diisi ditandai *

*