Rabu, 24 April 2019
Home > Berita Terkini > Puluhan Siswa PKL SMKN I Wanareja Cilacap Jalani PKL di Berkah Tani Manunggal Magelang
Puluhan Siswa PKL SMKN I Wanareja Cilacap Jalani PKL di Berkah Tani Manunggal Magelang
Nampak Siswa PKL SMKN I Wanureja Cilacap Jalani PKL di Berkah Tani Manunggal Magelang

Puluhan Siswa PKL SMKN I Wanareja Cilacap Jalani PKL di Berkah Tani Manunggal Magelang

Share

Magelang, pandji-indonesia.com —  Dalam rangka turut serta menciptakan swembada buah Nasional  CV Berkah Tani Manunggal di jalan Magelang purworejo KM 13 Karangsari Tanggulrejo Tempuran Kubupaten Magelang di datangi puluhan siswa PKL.

Diantaranya SMKN I Wanareja Cilacap, SMK Salam Magelang dan SMK Ngablak, Sabtu (26/1/2019).

Salah seorang siswi Tri Widi Astuti Kelas 11 SMKN I Wanareja Cilacap mengatakan, Dirinya bersama puluhan teman lainnya menjalani PKl sebagai syarat ketulusan di sekolah. 

 ” Ini merupakan salah satu tugas sekolah sebagai syarat kelulusan, kami selama 4 bulan,” kata Tri kepada pandji-indonesia.com.  Lebih jauh ia berkata selain menambah pengetahuan di bidang pertanian kegiatan tersebut juga dapat memperdalam ilmu pertanian terutama buah dan holtikultura. Ia mengaku senang dengan  praktek lapangan yang di selenggarakan pihak sekolahnya.

” Ini sangat berguna sekali karena dapat menambah pengalaman dalam bidang pertanian, apalagi banyak tanaman yang belum saya kenal, disini lengkap dan disinilah tempat yang cocok bagi kami menambah ilmu,” akunya Tri sambil menjalankan aktifitasnya di lokasi.                               

Sementara H. Sutopo pemilik dan pengelola pembibitan tersebut menuturkan, Dirinya memulai bidang pertanian khususnya bibit buah Holtikultura sekitar 2005 lalu.

“ 2005 lalu merintis, perbenihan, kayu-kayuan dan bibit buah. Ada perkebunan, pertanian dan perhutanan,” kata Sutopo.

Lebih lanjut Sutopo mengatakan, hatinya tergerak di usaha tersebut merasa saat itu di wilayahnya banyak lahan yang belum dimanfaatkan padahal menurutnya, tanahnya sangat subur  juga tidak sulit untuk mengembangkan usaha tersebut. Selain itu dirinya merasa prihatin dengan adanya impor buah yang masuk ke Indonesia, sehingga Sutopo tergerak hatinya mengembangkan bibit buah-buahan.

Ketika ditanya oktimismenya terkait swasembata buah nasional Sutopo sangat Oktimis kedepan  bangsa ini akan dapat mencapainnya.

“ Saya oktimis Swasebada buah terpenuhi, asal kita benar-benar bertekat dan komitmen dalam bidang pertanian khususnya buah, selain tanahnya yang subur dan diberi benih yang baik tentu dengan perawatan yang maksimal maka akan menghasilkan buah yang maksimal juga,” imbuhnya.

Dalam hal ini Sutopo juga berharap kepada masyarakat sekitar agar sama-sama mengembangkan wilayah dengan potensi yang ada saat ini.  Dalam usahannya Sutopo juga mendirikan CV Berkah Nyawiji dimana Cv tersebut sering mengikuti lelang tender pemerintah terkait pertanian, Cv tersebut juga menjual melalui online.

Ketika disingung terkait adanya banyak siswa yang menjalan PKL di tempatnya, Sutopo mengaku bekerjasama dengan pihak sekolah.

“ Dengan adanya anak-anak PKL kami sifatnya membantu di dunia pendidikan dibidang pertanian. Bidang pertanian maupun pembibitan saat ini membutuhkan tenaga-tenaga yang terdidik dari awal. Kita melihat dunia pertanian ini jarang yang diminati, sudah tentu adanya siswa-siswi PKL kami sangat menyambut baik,” ungkapnya.

Dirinya berharap kepada para siswa didik yang mengambil jurusan ini jangan merasa minder dan berkecil hati. Ia juga menghimbau agar para siswa focus dalam nenekuni bidangnya sehingga nantinya menghasilkan pengalaman yang benar benar bisa diandalkan kedepannya.

“Dengan adanya siswa PKL tentunya berharap banyak dan makin optimis kedepannya banyak generasi muda terutama siswa tergerak dalam pengembangan pertanian,” pungkasnya. (ikh)

Beri Komentar

Komentar

loading...

ISI KOMENTAR

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.Bidang yang harus diisi ditandai *

*