Minggu, 20 Januari 2019
Home > Berita Terkini > Ketua Macab Pimpin Pemancangan Bambu Runcing di Makam Pejuang 45
Ketua Macab Pimpin Pemancangan Bambu Runcing di Makam Pejuang 45
Ketua Macab Pimpin Pemancangan Bambu Runcing di Makam Pejuang 45

Ketua Macab Pimpin Pemancangan Bambu Runcing di Makam Pejuang 45

Share

Wonosobo, pandji-indonesia.com — Ketua Markas Cabang (Macab) LVRI Nyono sebagai inspektur upacara pemancangan bambu runcing dimakam  atas nama Kaswandi di TPU Dusun Kandangan, Desa Banyumudal, Kecamatan Sapuran, Kabupaten Wonosobo, Senin (14/01/2019).

Ketua Macab mengungkapkan kebanggaannya bisa memancangkan bambu runcing berbendera merah putih dimakam para pendahulu pembela bangsa. Dirinya pun berharap masyarakat yang mengikuti kegiatan pemancangan bambu runcing ini bisa lebih mengenal dan mengetahui para pejuang kemerdekaan yang terdekat di lingkungan mereka.
“Pemancangan ini sebagai pengetahuan bagi masyarakat bahwa disekitar kita juga banyak para pahlawan pejuang 45 yang masih hidup,walau kadang usia sudah tidak muda lagi,” ungkapnya.

Kapten Czi Sukriyadi usai pemancangan bambu runcing menjelaskan kepada warga yang ikut acara tersebut. Mengucapkan terima kasih kepada pengurus LVRI yang telah memprakarsai terlaksananya kegaitan ini. Bahwasannya pemancangan bambu runcing yang ada di makam tersebut adalah suatu bentuk penghargaan pemerintah, akan jasa-jasa beliau yang telah banyak berjuang demi bangsa dan negara ini.

Ditambahkan kerena posisinya berada di TPU bertujuan untuk membedakan antara makam orang umum dengan makam para pejuang bangsa. Sebagai bentuk penghargaan bagi para pejuang atas jasa-jasanya ikut berjuang membawa Indonesia lepas dari belenggu penjajahan, pemancangan bambu runcing ini memang sudah sepantasnya dilakukan oleh pemerintah.
“Saya yakin tidak hanya almarhum yang memperjuangkan kemerdekaan, tapi hal ini sebagai bukti penghargaan pemerintah,” jelas Kapten Sukriyadi.

Sedangkan riwayat perjuangannya, almarhum Kaswandi pernah tercatat sebagai anggota BKR dan TKR Wonosobo di bawah pimpinan Mayor Kaslam. Hal ini sebagai bukti bahwa para pahlawan di wilayahnya akan diperhatikan oleh pemerintah.

“Saya berharap dengan adanya pencanangan ini masyarakat bisa tahu bahwa saudara-saudara kita juga sebagai pahlawan bangsa,” paparnya. 

Dan kita sebagai generasi penerus diharapkan dengan adanya pemancangan bambu runcing bisa menambahkan rasa semangat nasionalisme dan patriotisme.  Ini sangat penting karena saat ini rasa nasionlasime dan patriotisme  dikalangan pemuda mulai tergeser oleh kemajuan jaman.

Keluarga pejuang yang makamnya dipasangi bambu runcing mengaku bangga atas penghargaan yang diterima orangtuanya dari pemerintah atas jasa-jasanya terdahulu.
“Alhamdulillah, ayah saya diberi penghargaan setelah sekian lama baru kali ini terkabul,” katanya.

Almarhum ayah telah diakui sebagai pahlawan perjuangan oleh pemerintah dan masyarakat, walau tidak dimakamkan di Makam Pahlawan. Dan itu merupakan nilai lebih dari peran seorang bapak bagi keluarga, yang telah rela berkorban apa yang dimiliki demi tetap tegaknya NKRI,” pungkasnya.(Puji)

Beri Komentar

Komentar

loading...

ISI KOMENTAR

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.Bidang yang harus diisi ditandai *

*