Senin, 25 Maret 2019
Home > Berita Terkini > Diduga Gas Bocor, Tiga Kamar Kos dan Seorang Penghuni Tebakar
Diduga Gas Bocor, Tiga Kamar Kos dan Seorang Penghuni Tebakar
Kebakaran kamar kos di Denpasar Bali. (dok.ist)

Diduga Gas Bocor, Tiga Kamar Kos dan Seorang Penghuni Tebakar

Share

Denpasar, pandji-indonesia.com -– Tiga kamar kos dilalap si jago merah menukai seoarang penghuni kos. Peristiwa naas tersebut terjadi sekita pukul 09.00 Wita di Jalan Tukad Baru Barat, Pemogan, Denpasar Selatan, Kamis (10/1/2019).

Dalam musibau itu seorang penghuni kos bernama Ayu Sriningsih mengalami luka bakar seriua dan dilarikan ke RSUP Sanglah Denpasar Bali karena sekujur tubuhnya terbakar.

Dari informasi yang diperoleh bersumber api diduga berasal dari kebocoran tabung gas elpiji 3 kg di kamar nomor 2 blok H yang dihuni Ayu Sriningsih.

Imam Syafei yang merupakan saksi dalam kebarana itu mengatakan dirinya mendengar suara tabung elpiji bocor. Dirinya yang menghuni kamar nomer 1 keluar dan melihat korban sedang memasukan tabung yang bocor ke dalam ember berisi air di kamar mandi.

Tak berselang lama Imam Syafei mendengar Ayu Sriningsih berteriak minta tolong. Namun saksi melihat tubuh tetangga kosnya sudah terbakar. Melihat kejadian itu saksi bersama warga lainnya berusaha memadamkan api di tubuh korban dan membawanya ke RSUD tedekat.

Pada saat yang sama api semakin membesar melalap kamar semi permanen beratapkan asbes, wargapun kesulitan memadamkan api yang kian membesar.Api akhirnya merembet ke kamar kos Imam Syafei serta kamar nomor 3 dihuni Masyudi.

Kanit Reskrim Polsek Denpasar Selatan Iptu Hadimastika mengatakan, dari hasil penyelidikan dan keterangan saksi-saksi penyebab kebakaran karena kebocoran tabung gas.

“Diduga setelah mengamankan tabung gas yang bocor ke kamar mandi korban menghidupkan api sehingga memicu terjadinya ledakan dan kebakaran,”ujarnya.

Lima unit mobil pemadam BPBD Kota Denpasar dan Badung akhirnya diterjunkan ke lokasi guna menjinakkan api.Selain melukai seorang penghuni kos, mesin jahit dan sejumlah barang berharga lainnya turut terbakar.

“Untuk kerugian material belum bisa ditafsirkan,” pungkasnya. (zn/tim)

Beri Komentar

Komentar

loading...

ISI KOMENTAR

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.Bidang yang harus diisi ditandai *

*