Minggu, 20 Januari 2019
Home > Berita Terkini > Terkait Kematian Nurhayati, Kadisnaker Mengaku Belum Mandapat Keterangan Resmi Dari Singapura
Terkait Kematian Nurhayati, Kadisnaker Mengaku Belum Mandapat Keterangan Resmi Dari Singapura
Jenazah Almarhumah Nurhayati saat di rumah duka di Indramayu.(dok.ist)

Terkait Kematian Nurhayati, Kadisnaker Mengaku Belum Mandapat Keterangan Resmi Dari Singapura

Share

Indramayu, pandji-indonesia.com — Duka mendalam menyelimuti keluarga Almarhumah Nurhidayati binti Wartono Surata (34) warga di Blok Gandok, RT 015, RW 005,di Desa Kenanga, Kecamatan Sindang, Indramayu.

Almarhumah Nurhidayati merupakan pekerja migran Indonesia (PMI) yang meninggal dunia di kamar hotel Golden Dragon, di Geylang, Singapura , diduga akibat dicekik lehernya oleh pria asal Bangladesh bernama Ahmed Salim.

Sebelumnya jenazah tiba di rumah duka di Blok Gandok, RT 015, RW 005, sekitar pukul 16.40 WIB. Hanya dalam beberapa menit singgah di rumah duka, kemudian jenazah langsung di makamkan di TPU Desa Kenanga, jenazah telah dimakamkan umum kampung setempat.

Turut hadir dalam penyambutan jenazah, Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Indramayu, BP3TKI Bandung, Pemerintah Desa Kenanga, Kecamatan Sindang, serta sejumlah aparat kepolisian dan TNI setempat.

Terkait peristiwa tersebut pegawai BP3TKI Bandung, Riansa Manalu, mengatakan, jika pihak BNP2TKI dalam hal ini hanya memfasilitasi kepulangan jenazah ke kampung halaman. Adapun mengenai kronologis kasus dan haknya PMI, pihaknya masih menunggu keterangan resmi dari KBRI Singapura.

“Dalam hal ini BNP2TKI sekedar memfasilitasi kepulangan jenazah dari Bandara Soekarno-Hatta ke kampung halamannya saja dulu, adapun mengenai penyebab kematian dan tentang hanya PMI kami masih menunggu keterangan resmi dari pihak KBRI Singapura,” kata Riansa Manalu.

Sementara Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Indramayu, Hj. Sri Wulaningsih, di Lokasi yang sama secara langsung menyampaikan turut berdukacita kepada keluarga korban.

“Kami atas nama Pemerintah Kabupaten Indramayu turut berdukacita atas meninggalnya putri bapak, semoga keluarga diberi kesabaran dalam menerima cobaan ini,” ucap Kadisnaker Indramayu kepada keluarga Nurhidayati.

Hal senada dengan pegawai BP3TKI Bandung, Kadisnaker Indramayu mengaku masih belum mendapatkan ketenangan secara resmi penyebab kematian almarhumah Nurhidayati dari pihak KBRI Singapura maupun dari pemerintah pusat.

”Sama Kami pun masih menunggu keterangan resmi dari pihak KBRI Singapura,” pungkasnya. (red)

Beri Komentar

Komentar

loading...

ISI KOMENTAR

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.Bidang yang harus diisi ditandai *

*