Senin, 17 Desember 2018
Home > Berita Terkini > Proyek LRT Tahap Dua Berlanjut, Ini Penjelasan PT Adhi Karya
Proyek LRT Tahap Dua Berlanjut, Ini Penjelasan PT Adhi Karya

Proyek LRT Tahap Dua Berlanjut, Ini Penjelasan PT Adhi Karya

Share
JAKARTA, pandji-indonesia.com — PT Adhi Karya (Persero) Tbk menyatakan bakal mengantongi pembayaran tahap kedua dari pengerjaan proyek kereta ringan (LRT) Jabodebek paling lambat pada pertengahan Desember 2018. Pembayaran tersebut disalurkan oleh pemilik proyek yaitu PT Kereta Api Indonesia (Persero) sebesar Rp 2,84 triliun.
 
Menurut Direktur Keuangan Adhi Karya, Entus Asnawi, dokumen pembayaran pengerjaan LRT Jabodebek tersebut telah ditandatangani oleh Direktur Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan. Setelah itu, dana yang sudah ada di Dirjen ini akan disalurkan kepada KAI.
 
Saat ini, proses pembayaran LRT tersebut masih menunggu audit proses pembayaran yang dilakukan oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), sebelum dana dikucurkan. “Pembayaran ini memang didesain oleh KAI menggunakan Penyertaan Modal Negara (PMN). PMN sudah turun semuanya,” kata Entus di Jakarta Selatan, Kamis (29/11/2018).
 
Diketahui, Adhi Karya telah menerima pembayaran tahap pertama pengerjaan proyek LRT Jabodebek ini pada Maret 2018 lalu. Saat itu, KAI membayar Adhi Karya sebesar Rp 3,42 triliun berdasarkan progres pengerjaan dari 2015 hingga September 2017.
 
Proyek LRT Jabodebek ini merupakan penugasan Adhi dari pemerintah yang diatur dalam Peraturan Presiden No. 98 Tahun 2015 beserta perubahannya. Mereka membangun LRT Jabodebek fase satu sejak September 2015 dengan nilai pekerjaan sebesar Rp 22,8 triliun, termasuk pajak.
 
Proyek LRT fase satu, per 16 November 2018 diperkirakan baru rampung 49,1%. Proyek tersebut menghubungan tiga ruas Cawang-Cibubur dengan panjang 14,9 kilometer (km) progresnya 71,35%. Lalu, rute Cawang-Kuningan-Dukuh Atas dengan panjang 11,1 km progresnya 37,27%. Terakhir, rute Cawang-Bekasi Timur dengan panjang 18,5 km progresnya 41,86%.
 
“Pelaksanaan pembangunan prasarana LRT wilayah Jabodebek fase l direncanakan selesai pada tahun 2019,” jelas Entus.
 
Adapun secara total, LRT baik fase satu maupun dua memiliki panjang 82,9 km. Pada LRT fase dua, rute yang terdapat di dalamnya yaitu Dukuh Atas-Palmerah-Senayan sepanjang 7,8 km. Rute Cibubur-Bogor sepanjang 25 km. Terakhir rute Palmerah-Grogol sepanjang 5,7 km. Dengan begitu, total ada 18 stasiun LRT. (Beby Hendry)‎
 

Beri Komentar

Komentar

164 Total View | 3 viewer hari ini
loading...

ISI KOMENTAR

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.Bidang yang harus diisi ditandai *

*