Sabtu, 17 November 2018
Home > Berita Terkini > ‎Tragedi Helikopter Jatuh, Leicester City Berkabung
‎Tragedi Helikopter Jatuh, Leicester City Berkabung

‎Tragedi Helikopter Jatuh, Leicester City Berkabung

Share

LEICESTER, pandji-indonesia.com — Pemilik klub sepakbola Leicester City, Vichai Srivaddhanaprabha (61) meninggal dunia setelah helikopter yang membawanya jatuh usai menyaksikan laga melawan West Ham United di Stadion King Power, Sabtu (27/10/2018). Siapakah sebenarnya Vichai?

Lahir di Bangkok pada 4 April 1958, Vichai meraih sukses setelah membuka toko bebas pajak King Power Duty Free pada 1989. King Power Duty Free dijadikan nama toko oleh Vichai sebagai bentuk kecintaannya terhadap mantan Raja Thailand King Bhumibol Abulyadej.

Dikutip dari Daily Mirror, Vichai berstatus sebagai orang kelima terkaya di Thailand dengan kekayaan mencapai £3,8 miliar atau setara Rp74,1 triliun. Jumlah itu membuat Vichai menduduki peringkat 388 orang terkaya di dunia versi Forbes.

Bisnis toko bebas pajak Vichai semakin sukses setelah pada 2006 King Power Duty Free berhasil memonopoli usaha dagang di seluruh bandara di Thailand saat era Perdana Menteri Thaksin Shinawatra.

Vichai memiliki empat anak dari pernikahannya bersama Aimon: Voramas, Apichet, Arunroong, dan Aiyawatt. Nama terakhir dipercaya Vichai menjadi Wakil Presiden Leicester setelah dia membeli The Foxes pada Agustus 2010 saat masih di Championship.

Vichai membeli Leicester dengan harga £39 juta atau setara Rp761 miliar. Vichai juga menjadikan King Power menjadi sponsor utama klub hingga kini.

Suntikan dana diberikan Vichai dan pemain-pemain hebat hadir di Stadion King Power. Mulai dari Wes Morgan, Danny Drinkwater, Jamie Vardy, Riyad Mahrez, hingga N’Golo Kante.

Vichai semakin dicintai suporter Leicester setelah berhasil menjadi juara Liga Primer Inggris musim 2015/2016 dengan mengalahkan Arsenal. Keberhasilan Leicester asuhan Claudio Ranieri benar-benar kejutan, pasalnya mereka dijagokan 5000:1 untuk menjadi juara.

Atas sukses merebut gelar Liga Primer Inggris, setiap pemain Leicester mendapat hadiah mobil BMW i8s yang berharga £100 ribu atau setara Rp 1,95 miliar dari Vichai.

Di bawah kepemimpinan Vichai, Leicester kini diklaim Forbes bernilai £371 juta atau setara Rp7,2 triliun. Pada Mei 2017, Vichai membeli klub sepak bola keduanya, yakni OH Leuven yang bermain di kasta kedua Liga Belgia. OH Leuven dilatih mantan manajer Leicester Nigel Pearson.

Vichai selalu datang dan pergi menggunakan helikopter ketika menyaksikan langsung pertandingan Leicester di Stadion King Power.

Bersama Vichai, Leicester membuat sebuah dongeng menjadi kenyataan di Liga Primer Inggris. Sebuah ‘dongeng’ yang mungkin tidak akan pernah terulang di sepak bola Inggris.‎ (Beby Hendry)

Beri Komentar

Komentar

144 Total View | 3 viewer hari ini
loading...

ISI KOMENTAR

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.Bidang yang harus diisi ditandai *

*

Website Malware Scan
Share