Kamis, 18 Oktober 2018
Home > Berita Terkini > Ketua Umum Kowani Kecam Tindakan Biadap Pelaku Teror Bom Surabaya
Ketua Umum Kowani Kecam Tindakan Biadap Pelaku Teror Bom Surabaya
Ketua Umum Kowani Dr. Ir. Giwo Rubianto Wiyogo, M. Pd

Ketua Umum Kowani Kecam Tindakan Biadap Pelaku Teror Bom Surabaya

Share

JAKARTA, pandji-indonesia.com – Kongres Wanita Indonesia (Kowani) mengecam keras atas keganasan teror bom yang menimpa 3 gereja di Surabaya, Minggu (13/5/2018).

Hingga Minggu Siang pukul 14.40 WIB, polisi menyatakan ada 11 korban tewas. Sebanyak 41 orang korban luka saat ini dirawat di RS, 2 di antaranya adalah polisi.

“Ini merupakan tindakan yg tak bisa ditoleransi,” kata Dr. Ir.  Giwo Rubianto Wiyogo, M. Pd, kepada pandji-indonesia.com, Minggu (13/5/2018).

Tak hanya itu, Kowani juga menyampaikan,” Turut berduka  kepada korban dan Keluarga Korban Bom  Surabaya yang terjadi pada 3 gereja di Surabaya pada hari ini 13 Mei 2018, dan mengharapkan kepada semua pihak terkait dapat menyelesaikan persoalan ini dengan cepat agar Indonesia kembali damai, aman, tanpa gerakan terorisme.

Lebih lanjut, Ketum Kowani mengatakan, “Terorisme merupakan kejahatan serius. Tak ada agama yg mengajarkan terorisme. Semua agama mengajarkan kedamaian dan kebaikan. terorisme tidak mempunyai tempat di  bumi  Indonesia. Gerakan terorisme, radikalisme harus terus diwaspadai karena mereka memiliki agenda terselubung yang bisa memecah belah bangsa Indonesia.  ”tegasnya.

Dirinya juga berharap masyarakat tak boleh cemas apalagi takut.

“Kita semua harus bersatu melawan terorisme. Semua agama mengajarkan kasih sayang dan tanpa kekerasan,” tuturnya.

“Sebagai Ibu Bangsa maka perempuan  Harus aktif dalam meningkatkan kerukunan, Harus aktif mencegah potensi terorisme  serta meningkatan ketahanan keluarga untuk mencapai Indonesia aman dan damai,” pungkasnya.

Kowani didirikan melalui Kongres perempuan pertama pada tanggal 22 desember 1928 di Jogyakarta, sekarang Kowani yang merupakan  organisasi Federasi telah memiliki anggota 91  organisasi perempuan tingkat pusat yang memiliki anggota lintas sektoral dan lintas agama (Islam, Kristen, Budha dan Hindu) dengan jumlah anggota sebanyak 60 juta. (Ikh/Red)

Beri Komentar

Komentar

817 Total View | 4 viewer hari ini
loading...

ISI KOMENTAR

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.Bidang yang harus diisi ditandai *

*

Website Malware Scan
Share